BahanBaku Industri Pembuatan Cat Berasal Dari. Sebutkan Alat Komunikasi Kuno Dan Fungsinya
Karyakerajinan terbuat dari bahan kayu yang dikerjakan juga dibentuk dengan tatah ukir. Kerajinan ukiran lebih banyak memakai bahan baku kayu sebagai bahan utamanya. Kayu yang biasanya dipakai adalah kayu jati, mahoni, waru, sawo, nangka, dan lain-lain. Contoh karya kerajinan dari kayu yaitu meja, kursi, lemari, dan lain-lain. Kerajinan Bambu
8 Bahan Pembuat Cat. Beragam cat, mulai dari cat tembok, cat mobil hingga vernis ternyata juga terbuat dari bahan baku sawit. Itu kenapa peranan sawit sangat besar di industri cat dan yang melingkupinya. 9. Dempul. Siapa yang menyangka ternyata dempul yang digunakan untuk memperbaiki permukaan besi, plastik, kayu dan lain-lain ternyata bahan bakunya juga terbuat dari bahan yang sama dengan bahan baku minyak goreng yaitu kelapa sawit. 10.
Haloapakabar pembaca JawabanSoal.id! Anda sedang berada di situs yang tepat kalau kita sedang memerlukan jawaban atas soal berikut : ilmu kimia di terapkan dalam industri pembuatan plastik, bahan baku plastik PVC berasal dari senyawa. Saat anda memperoleh suatu pertanyaan, tentu saja anda akan berusaha mendapatkan jawaban dari pertanyaan tersebut. Terlebih jika pertanyaan atau soal []
Limbahlunak adalah mengacu pada kata sifat lunak, yaitu limbah yang bersifat lembut, empuk, dan mudah dibentuk. Limbah lunak ini dikategorikan dalam bentuk limbah lunak organik dan limbah lunak anorganik. Jika kita pahami lebih jauh lagi bahwa limbah jenis lunak memiliki proses pelapukan yang tergolong lebih cepat dari pada limbah keras. 1.
Vay Tiį»n Trįŗ£ Góp 24 ThĆ”ng. Tutorial Membuat Cat Tembok Berkualitas Mengenal Extender Pigment from Pendahuluan Cat adalah salah satu bahan yang sering digunakan untuk melindungi atau mempercantik suatu benda atau permukaan. Namun, tahukah Anda bahwa cat tidak hanya terdiri dari pigmen atau warna saja? Ada banyak bahan baku kimia yang digunakan dalam pembuatan cat, dan dalam artikel ini, kita akan membahasnya lebih lanjut. Pigmen Pigmen adalah bahan baku yang digunakan untuk memberikan warna pada cat. Pigmen bisa diperoleh dari bahan alami atau sintetis. Contoh bahan alami yang digunakan sebagai pigmen adalah biji buah acai dan kulit kayu secang. Sedangkan contoh bahan sintetis adalah titanium dioksida dan kadmium merah. Pelarut Pelarut atau solvent adalah bahan kimia yang digunakan untuk melarutkan pigmen dan membuat cat menjadi lebih mudah dicampur dan diaplikasikan. Contoh pelarut adalah xylene, toluene, dan white spirit. Pelarut yang digunakan dalam pembuatan cat harus dipilih dengan hati-hati, karena dapat berdampak pada kesehatan manusia dan lingkungan. Bahan Pengikat Bahan pengikat atau binder adalah bahan kimia yang berfungsi untuk menyatukan pigmen dan pelarut, serta membentuk lapisan cat yang kuat dan tahan lama. Contoh bahan pengikat adalah resin akrilik, resin epoksi, dan resin poliuretan. Pengawet Pengawet atau preservative adalah bahan kimia yang digunakan untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam cat. Pengawet sangat penting dalam pembuatan cat, karena dapat memperpanjang umur simpan dan kualitas cat. Contoh pengawet adalah formaldehid, metilisotiazolinon, dan asam benzoat. Aditif Aditif adalah bahan kimia tambahan yang digunakan untuk memperbaiki sifat fisik dan kimia cat. Contoh aditif adalah pengental, penghilang busa, dan bahan antioksidan. Aditif juga dapat digunakan untuk memberikan efek tekstur atau efek mengkilap pada cat. Pengemasan Setelah semua bahan baku kimia telah dicampur, cat akan dikemas dalam wadah yang sesuai. Wadah yang digunakan harus aman dan sesuai dengan standar keselamatan dan lingkungan. Contoh wadah yang digunakan adalah drum, kaleng, dan botol. Proses Pembuatan Proses pembuatan cat dimulai dengan mencampurkan pigmen dan pelarut dalam suatu wadah, kemudian ditambahkan bahan pengikat dan pengawet. Setelah itu, aditif ditambahkan sesuai kebutuhan. Kemudian campuran tersebut diaduk hingga homogen dan disaring untuk menghilangkan partikel yang tidak diinginkan. Proses ini dilakukan secara terus-menerus hingga diperoleh cat yang berkualitas. Kesimpulan Bahan baku kimia yang digunakan dalam pembuatan cat sangat beragam dan harus dipilih dengan hati-hati. Proses pembuatan cat membutuhkan pengetahuan dan pengalaman yang cukup agar diperoleh hasil yang berkualitas. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih produsen cat yang terpercaya dan memiliki standar kualitas yang baik.
Mengenal Bahan Baku Pembuatan Cat Tembok - Minel Paint Pembuatan Cat Skala Industri Sains Kimia Tanaman Untuk Bahan Baku Industri by meilinda ardina Medium VhuThu26 Makalah Kimia IndustriCat Pembuatan Cat Skala Industri Sains Kimia Begini Proses Produksi Cat di Pabrik Cikarang Halaman all - APA SAJA BAHAN UTAMA CAT? BEGINI PROSES PEMBUATAN CAT DI PABRIK DALAM 6 TAHAPAN - YouTube Apa Saja Bahan Dasar Cat? Intip Di Bawah Ini - Edupaint Proses Pembuatan Cat Cara Murah Meriah Mengenal Bahan Baku Pembuatan Cat Tembok - Minel Paint Mengenal Bahan Baku Pembuatan Cat Tembok - Minel Paint Pembuatan Cat Paulus Miki Sucahyo Blog Mengenal Bahan Baku Pembuatan Cat Tembok - Minel Paint TUGAS PENGELOLAAN LIMBAH INDUSTRI PLI INDUSTRI CAT Disusun Oleh YULI WICAHYO 25313042 PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK LINGKUN Pentingnya Pengelolaan IPAL Industri Cat ā Naztama Bumi Raya Indonesia Eksportir Kelapa Sawit Terbesar di Dunia, Ini 15 Manfaatnya Bagi Mahluk Hidup ā Profil Industri Cat - Teknik Kimia Bahan Kimia di Bidang Industri, Pertanian, dan Kesehatan - Mengenal Bahan Baku Pembuatan Cat Tembok - Minel Paint Proses Produksi Cat Tembok PDF Pemanfaatan Pasir Silika atau Kuarsa dalam Dunia Industri Pengadaan Eprocurement Berita Kimia Industri Cat Tembok Pembuatan Cat Skala Industri Sains Kimia Proses Pembuatan Cat BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN - Perencanaan Produksi dan Kapasitas Jangka Menengah pada PT Sumatra Industri Cat Pigmen Putih Rutil Titanium Dioksida Tio2 Bahan Baku Untuk Membuat Cat - Buy Titanium Dioksida,Pigmen Putih,Rutile Product on 10 Manfaat Tumbuhan Tanaman Untuk Bahan Baku Industri Sehari-hari - Hulu Hilir Pertanian Propan News Mengenal Alkana, Anak Perusahaan Propan Raya Yang Berada di Vietnam APA SAJA BAHAN UTAMA CAT? BEGINI PROSES PEMBUATAN CAT DI PABRIK DALAM 6 TAHAPAN - YouTube Contoh Jenis Bahan Baku Industri dan Pencatatan Akuntansinya Adalah? PDF Pengolahan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun dari Industri Cat Mengecat untung dengan cat curah Mengenal Bahan Baku Pembuatan Cat Tembok - Minel Paint Pengusaha Kayu Olah Minta Kepastian Pasokan Bahan Baku - Industri Penggunaan minyak bumi dalam industri petro kimia Chemical Bab 11 Cat Warna bahan Buatan Jenis Cat dan Merek Cat Terbaik Di Indonesia - Apa Saja Bahan Dasar Cat? Intip Di Bawah Ini - Edupaint Cat Skala Rumahan, Harga Miring, Kualitas Bersaing Pabrikan Besar - Inspirasi Makassar Oleokimia - Cat - [PDF Document] PDF BAB agus afrianto - APA SAJA BAHAN UTAMA CAT? BEGINI PROSES PEMBUATAN CAT DI PABRIK DALAM 6 TAHAPAN - YouTube Oleokimia - Cat - [PDF Document] Proses Pembuatan Cat Cara Murah Meriah Materi Ips 5 Jenis Bahan Baku Kertas dan [Alternatif] Pembuatan Kertas Pembuatan Cat Paulus Miki Sucahyo Blog K I M I A CAT 2010/ ppt download Cat - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Pembuatan Cat Skala Industri Sains Kimia PDF PENGEMBANGAN FORMULASI CAT TEMBOK EMULSI BERBAHAN ACRYLIC UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING IKM Ini 4 Bahan Baku Dasar untuk Membuat Cat Bodi Mobil - Soal Peralatan Industri Kimia PIK Kimia Industri [+Kunci Jawaban] 2020 - Fivser Sejarah Cat Dinding Dunia Pacific Paint Indonesia Buat Sendiri Cat Air Alami dari 5 Tanaman Rumah, Yuk! Proses Pembuatan Cat PDF TUGAS PENGELOLAAN LIMBAH INDUSTRI PLI INDUSTRI CAT Disusun Oleh YULI WICAHYO 25313042 PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK LINGKUN 11 Material Produk Hasil Pengolahan Minyak Bumi Restrukturisasi TubanPetro, Pemerintah Dorong Pengembangan Industri Petrokimia Nasional PENGOLAHAN LIMBAH INDUSTRI KELAYAKAN HASIL PEMBUATAN CAT KUKU DENGAN Proses pembuatan cat kuku dilakukan - [PDF Document] Propan News Mengenal Alkana, Anak Perusahaan Propan Raya Yang Berada di Vietnam 59 PEMANFAATAN KAOLIN DALAM PEMBUATAN CAT TEMBOK MENGGUNAKAN āEMULSIFIERā Na- SILIKAT DAN PEREKAT POLIVINIL ASETAT UTILIZA Bahan Baku Adalah Pengertian, Jenis, Macam, Pengelolaan BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA Bahan baku utama dalam cat tembok adalah ā Komunitas Remaja Islam Hebat Pengertian Bahan Baku Industri, Jenis dan Faktor yang Mempengaruhinya TUGAS PENGELOLAAN LIMBAH INDUSTRI PLI INDUSTRI CAT. Disusun Oleh YULI WICAHYO - PDF Download Gratis Industri Cat Yuli Wicahyo 25313042 CAT PDF Mengenal Bahan Dasar Pembuatan Cat atau Paintās Components - Inspirasi Warna Apa Saja Bahan Dasar Cat? Intip Di Bawah Ini - Edupaint Contoh Bahan Baku, Jenis, dan Fungsi Persediaan Bahan Baku Pengadaan Eprocurement PDF Pengolahan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun dari Industri Cat Bahan Baku Industri Tekstil Dalam Negeri Melimpah Industri Kertas Lebih Suka Merusak Hutan Alam Daripada Menanam Pohon - Bahan baku industri pembuatan cat berasal dariA getah pinusB getah karetC kaya pinusD. kayu - APA SAJA BAHAN UTAMA CAT? BEGINI PROSES PEMBUATAN CAT DI PABRIK DALAM 6 TAHAPAN - YouTube Proses Pembuatan Tahu ā Bahan Baku Industri, Kemenperin Imbau Pabrikan Cari Alternatif - Ekonomi Proses Pembuatan Cat Tembok - CV. JAVA MULTI MANDIRI KELAYAKAN HASIL PEMBUATAN CAT KUKU DENGAN Proses pembuatan cat kuku dilakukan - [PDF Document] Bahan Kimia di Bidang Industri, Pertanian, dan Kesehatan - 2 Pelajar di Tangerang ubah limbah rambut jadi cat besi antikarat Industri Petrokimia PVC PDF PGE Klaim Penggunaan Panas Bumi Hemat Devisa Hingga US$657,8 Juta - Dunia Energi Ketahui Manfaat Porang Selain untuk Kesehatan BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN - Perencanaan Produksi dan Kapasitas Jangka Menengah pada PT Sumatra Industri Cat Pembuatan Vinyl Acetate Monomer - Tembaga dan Kuningan, Bahan Baku Utama Patung GWK Halaman all - Manfaat Pohon Pinus untuk Kesehatan dan Industri, Penting Diketahui Intip Proses Pembuatan Minyak Kayu Putih di Wonoharjo, Boyolali 10 Manfaat Buah Sawit yang Jarang Diketahui Masyarakat Manfaat Tumbuhan Bagi Manusia yang Perlu Diketahui Siswa Perbedaan Bahan Baku dan Bahan Penolong - Zahir Blog Jenis, Bahan Baku dan Proses Pembuatan Semen - Kunjungan Industri Fakultas Teknik Universitas Ke Pabrik Kulit Jogjakarta - Fakultas Teknik Gudang Cat Mebel di Mojokerto Ludes Terbakar
ArticlePDF AvailableAbstractKajian ini menjelaskan mengenai perkembangan kandungan timbal dalam cat, kesiapan industri lokal, dan beberapa langkah strategis dan teknis yang dapat dilakukan oleh pihak terkait untuk menghadapi rencana penghilangan kandungan timbal pada produk cat pada tahun 2020. Pengujian beberapa produk cat yang dipasarkan di Indonesia pada Agustus 2015, menunjukkan bahwa cat tembok waterbased mengandung timbal antara 10-48 mg/kg, cat enamel memiliki kandungan timbal pada kisaran 616-2254 mg/kg, cat marka jalan jenis oilbased mengandung timbal kira-kira 5876 mg/kg, cat antifouling sebesar 27 mg/kg, dan cat alkyd untuk keperluan protective coatings sebesar 50 mg/kg. Beberapa industri cat besar sudah mampu menghasilkan produk cat dengan kandungan timbal di bawah 90 mg/kg dan mencantumkan label lead free pada kemasan produknya. Tetapi industri cat menengah dan kecil belum memproduksi cat dengan kandungan timbal di bawah 90 mg/kg. Karena itu untuk menyongsong program global kandungan timbal di bawah 90 mg/kg menuju tahun 2020, pemerintah harus segera melakukan pembenahan regulasi teknis, revisi SNI, sosialisasi dan publikasi ilmiah, serta meningkatkan penelitian dan pengembangan bahan pengganti timbal. Pelatihan dan pendampingan teknis mungkin juga perlu dilakukan kepada Industri Kecil dan Menengah IKM.Kata kunci cat, timbal, regulasi Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for freeContent may be subject to copyright. Tantangan Industri Cat Dalam Negeri dalam Menghadapi Global Lead Paint Elimination by 2020 Deni Cahyadi dkk 75 TANTANGAN INDUSTRI CAT DALAM NEGERI DALAM MENGHADAPI GLOBAL LEAD PAINT ELIMINATION BY 2020 CHALLENGE OF NATIONAL PAINT INDUSTRY FOR FACING GLOBAL LEAD PAINT ELIMINATION BY 2020 Deni Cahyadi, Daniel Fajar Puspita, Wieke Pratiwi Balai Besar Bahan dan Barang Teknik, Jl. Sangkuriang Bandung Email ajeungan Diterima 15 September 2015 Direvisi 17 November 2015 Disetujui 14 Desember 2015 ABSTRAK Kajian ini menjelaskan mengenai perkembangan kandungan timbal dalam cat, kesiapan industri lokal, dan beberapa langkah strategis dan teknis yang dapat dilakukan oleh pihak terkait untuk menghadapi rencana penghilangan kandungan timbal pada produk cat pada tahun 2020. Pengujian beberapa produk cat yang dipasarkan di Indonesia pada Agustus 2015, menunjukkan bahwa cat tembok waterbased mengandung timbal antara 10-48 mg/kg, cat enamel memiliki kandungan timbal pada kisaran 616-2254 mg/kg, cat marka jalan jenis oilbased mengandung timbal kira-kira 5876 mg/kg, cat antifouling sebesar 27 mg/kg, dan cat alkyd untuk keperluan protective coatings sebesar 50 mg/kg. Beberapa industri cat besar sudah mampu menghasilkan produk cat dengan kandungan timbal di bawah 90 mg/kg dan mencantumkan label lead free pada kemasan produknya. Tetapi industri cat menengah dan kecil belum memproduksi cat dengan kandungan timbal di bawah 90 mg/kg. Karena itu untuk menyongsong program global kandungan timbal di bawah 90 mg/kg menuju tahun 2020, pemerintah harus segera melakukan pembenahan regulasi teknis, revisi SNI, sosialisasi dan publikasi ilmiah, serta meningkatkan penelitian dan pengembangan bahan pengganti timbal. Pelatihan dan pendampingan teknis mungkin juga perlu dilakukan kepada Industri Kecil dan Menengah IKM. Kata kunci cat, timbal, regulasi ABSTRACT This study dealt with global development of lead content in paints product, local industries readiness, and some possible strategic and technical steps for facing the Global Lead Paint Elimination Programme GAELP by 2020. Analysis of lead content in several paints in Indonesian market in August 2015 showed that the lead content in paints were as follows waterbased paints in the range of 10-48 mg/kg, enamel decoration paints 616-2254 mg/kg, oilbased roadmarking paint 5876 mg/kg, antifouling paints 27 mg/kg, and alkyd protective paint 50 mg/kg. Some big paint industries usually have produced paints with lead content below 90 mg/kg or even declare a lead free label. However most middle and small paint industries do not yet produce any lead free paints. Therefore to face Global Lead Paint Elimination by 2020, it is necessary to revise the technical regulation, Indonesian National Standard SNI, conduct dissemination and publication, also enhance research and development on lead substitute material. Training and technical assistance may be also needed for Small and Medium Enterprise SME. Keywords paints, lead, regulation PENDAHULUAN Kandungan timbal yang terkandung dalam berbagai jenis cat yang beredar di masyarakat menjadi isu yang cukup hangat pada tahun 2014 di tanah air. Menurut salah satu lembaga yang melakukan penelitian mandiri terhadap kandungan timbal dalam cat pada tahun 2013, ditemukan sebanyak 77% dari 78 sampel cat yang beredar mengandung timbal > 90 ppm, dengan kandungan timbal rata-rata dari keseluruhan sampel mencapai ppm [1]. Pada tahun 2015 ditemukan sebanyak 83% dari contoh cat yang beredar mengandung timbal > 90 ppm [15]. Timbal dapat menyebabkan gangguan kesehatan tanpa memandang usia dengan resiko terbesar pada anak-anak yang dapat meng- Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik Vol. 5, No. 2, Desember 2015 75-79 76 akibatkan gangguan perkembangan sistem syaraf, pada ibu hamil dapat menularkan timbal ke bayi yang dikandungnya, dan keracunan timbal pada umumnya dapat mengakibatkan gangguan fungsi ginjal, keguguran, kesuburan dan gangguan fungsi organ tubuh lainnya [2]. Pada tahun 2012, IPEN International POPs Elimination Network membuat program untuk menghabiskan phasing out penggunaan bahan baku yang mengandung timbal pada produk cat [3]. Bekerjasama dengan Badan PBB untuk kesehatan dunia WHO dan lembaga lainnya untuk mendorong terwujudnya cat bebas timbal lead free paint secara global pada tahun 2020, termasuk di Indonesia. Tuntutan global terkait penghilangan phase out kandungan timbal dalam komoditi cat tentu tidak bisa dihindari oleh seluruh stake holder industri cat dalam negeri. Dukungan dari pihak pemerintah selaku pemegang kebijakan, pihak industri selaku pelaku usaha, dan masyarakat atau industri pengguna selaku konsumen mutlak diperlukan supaya industri nasional dapat bersaing dan tidak dirugikan dengan menjadi lokasi produksi ataupun konsumsi cat yang berpotensi membahayakan kesehatan dan tidak ramah lingkungan akibat terlambat mengikuti perkembangan industri internasional. Perkembangan program penghilangan timbal pada produk cat lead free paint telah terlebih dahulu dilaksanakan di negara maju dan beberapa negara berkembang baik di Asia maupun di Afrika. Tabel 1. Program Penghapusan Timbal dalam Cat di Asia No. Negara dalam cat kurun waktu 2012-dalam tahap pengkajian dan penyusunan regulasi dalam tahap pengusulan regulasi Timbal dalam cat berasal dari penggunaan bahan baku penyusunan cat baik sebagai pigmen, bahan pengering, bahan anti korosi dan bahan-bahan yang mengandung timbal sebagai pengotor unintentional ingredients. Pigmen yang mengandung timbal di-antaranya adalah timbal II kromat PbCrO4 atau dikenal dengan nama Chrome Yellow, timbal oksida Pb3O4 atau red lead, dan timbal karbonat atau white lead. Bahan pengering dryer merupakan senyawa kimia yang digunakan pada cat minyak enamel untuk menyempurnakan proses pembentukan lapisan cat kering. Dryer mengan-dung senyawa timbal diantaranya adalah timbal naftanat, timbal asetat, dan timbal oktoat. Timbal oksida atau red lead dan senyawa timbal lainnya dapat digunakan sebagai inhibitor korosi dan meningkatkan fungsi perlindungan terhadap karat. Harga yang murah dan kualitas perlindungan yang cukup baik menjadi pertimbangan penggunaan bahan timbal oksida sebagai inhibitor korosi. Senyawa timbal dalam cat dapat juga berasal dari pengotor yang terkandung dalam bahan-bahan penyusun cat seperti pengotor dalam bahan pengisi filler, pewarna, dan aditif. Kandungan timbal yang terakumulasi secara tidak disengaja dan berasal dari bahan pengotor ini termasuk dalam kategori unintentional ingredients. Berdasarkan sifat ikatan kimia unsur timbal dalam cat, pencemaran timbal dari produk cat dapat terjadi melalui mekanisme migrasi unsur atau melalui timbal terikat yang terkandung dalam produk cat tersebut. Pada mainan anak, baik yang diwarnai atau dilapisi dengan cat, persyaratan kandungan timbal dalam cat maksimum 90 mg/kg yang ditentukan berdasar-kan mekanisme migrasi timbal dari material ke lingkungan. Analisanya mengguna-kan metode perendaman dengan HCl encer pada pH 1,5 selama 1 jam [5]. Kandungan timbal dalam cat dapat di analisa dengan menggunakan beberapa metode yaitu Chemical Test Kit, Flame Atomic Absorption Spectrometry FAAS, Graphite Furnace Atomic Absorption Spectrometry GFAAS, Inductively Coupled Plasma ā Atomic Emission Spectrometry ICP-AES atau menggunakan X-Ray Fluorescence XRF [6]. Pada tahun 2014 Badan Standardisasi Nasional BSN menerbitkan SNI 35642014āCat Tembok Emulsiā dan SNI 80112014, āCat Dekoratif Berbasis Pelarut Organikā dengan melakukan pembatasan kandungan logam berbahaya termasuk timbal. Persyaratan kandungan timbal untuk cat tembok emulsi maksimum 90 ppm dan pada cat dekoratif Tantangan Industri Cat Dalam Negeri dalam Menghadapi Global Lead Paint Elimination by 2020 Deni Cahyadi dkk 77 berbasis pelarut organik maksimum 600 ppm. Lahirnya SNI ini merupakan salah satu langkah nyata dari pemerintah untuk mencegah dan mengurangi penggunaan bahan baku yang mengandung timbal di industri cat terutama untuk produk cat yang digunakan secara bebas oleh masyarakat umum atau cat domestik [7,8]. Regulasi terkait produk cat domestik dan cat untuk keperluan industri protective coating seluruhnya masih bersifat sukarela atau belum diwajibkan. Pada tanggal 5 Juni 2015, BSN mengeluarkan pengumuman Program Nasional Regulasi Teknik PNRT tahun 2015-2016, salah satunya termasuk produk cat dengan judul āCat Antifouling untuk Lambung Bawah Kapal Baja, Mutu dan Cara Ujiā. Berdasarkan pengumuman tersebut, PNRT direncanakan untuk diberlakukan secara wajib dengan mengacu kepada revisi SNI 06-0502-1989. Untuk jenis cat yang lain belum ada rencana untuk diberlakukan secara wajib [9]. Produk cat sangat bervariasi dan dapat dikelompokkan menurut beberapa kategori atau tinjauan. Apabila ditinjau dari aspek material penyusunnya, produk cat dapat dikelompokkan menjadi cat jenis epoksi, alkyd, polyurethane, acrylic, chlorinated rubber, dan latex. Ditinjau dari aspek sifat kelarutannya, cat dapat dikelompokkan menjadi jenis cat berbasis air water based dan cat berbasis pelarut organik solvent based. Dari aspek fungsi dikelompok-kan menjadi jenis cat dekoratif decorative coating dan cat protektif protective coating. Dan dari aspek pengguna atau keperluannya dapat dibagi menjadi cat untuk konsumen umum domestik dan cat untuk industri. Menghilangkan timbal dalam cat tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pemerintah tentu tidak dapat begitu saja membuat regulasi yang ketat terkait pelarangan penggunaan timbal pada produk cat, tanpa mempertimbangkan berbagai dampak yang akan timbul pada aspek lain, seperti pertumbuhan ekonomi, perdagangan, kondisi masyarakat, dan kesiapan industri lokal baik industri besar maupun Industri Kecil Menengah IKM. Negaraānegara maju yang melakukan inisiasi supaya penggunaan timbal dalam cat dihentikan di seluruh dunia pada tahun 2020 melalui diluncurkannya program Global Lead Paint Elimination by 2020. Persiapan tentu telah dilakukan di negara masing-masing sebelum memberi usulan. Pemerintah Amerika Serikat misalnya, memulai langkah untuk mengurangi kandungan timbal dalam cat sejak tahun 1978 melalui regulasi yang dikeluarkan oleh Consumer Product Safety Comission CPSC, 16 Code of Federal Regulation CFR part 1303. CFR ini berisi larangan penggunaan cat yang me-ngandung timbal di atas 0,06% berat 600 ppm tanpa menyebutkan metode uji yang harus digunakan. Revisi regulasi tersebut kemudian dilakukan pada tahun 2011 dengan menurunkan batas kandungan timbal menjadi maksimum 0,009% berat 90 ppm [10]. Kurun waktu selama 33 tahun merupakan masa yang diperlukan pemerintah Amerika Serikat untuk mempersiap-kan diri dalam mengeluarkan batasan kandungan timbal dalam cat sampai sebesar maksimum 90 ppm. Indonesia dan negaraānegara berkembang lainnya dituntut untuk melakukan pembatasan kandungan timbal dalam cat maksimum sebesar 90 ppm hanya dalam kurun waktu 5 tahun 2015ā2020. Kajian ini menjelaskan perkembangan program penghapusan cat dengan kandungan timbal di Indonesia dan tantangan industri cat nasional. Uji petik beberapa cat yang beredar di pasaran dilakukan untuk memperkuat diskusi. Makalah ini ditutup dengan uraian singkat beberapa langkah strategis dan teknis untuk menghadapi program penghilangan kandungan timbal pada produk cat pada tahun 2020. BAHAN DAN METODE Bahan yang dijadikan contoh uji terdiri dari 3 tiga produk cat tembok, 6 enam produk cat enamel, 1 satu produk cat antifouling, 1 satu produk cat alkyd, dan 1 satu produk cat marka jalan. Pengujian dilakukan pada Agustus 2015. Pengujian dilakukan di Laboratorium Balai Besar Bahan dan Barang Teknik pada bulan Agustus 2015 dengan menggunakan metode AAS Atomic Absorption Spectrometry. Alat yang digunakan adalah Flame-AAS, merek Perkin Elmer model Analyst 100. Preparasi contoh dilakukan dengan metode acid digestion. Contoh cat basah dioleskan pada permukaan kaca transparan. Setelah kering, film lapisan tipis cat kering dikelupas dan dipotong kecil-kecil, kemudian ditimbang dengan keteliti-an 0,1 mg. Film ditempatkan di dalam gelas kimia, dan direbus dengan 3 mL HNO3 pekat dan 1 mL H2O2 30% di atas hot plate api kecil sampai sebagian besar asam menguap [1]. Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik Vol. 5, No. 2, Desember 2015 75-79 78 Perlakuan ini dilakukan dua kali. Gelas kimia berisi contoh dibilas dan diencerkan dengan aquadest dalam labu ukur untuk pengujian dengan AAS. Kurva kalibrasi AAS disajikan di Gambar 1. Gambar 1. Kurva Kalibrasi AAS Standar Pb HASIL DAN PEMBAHASAN Cat tembok ternyata memiliki kandungan timbal paling rendah dalam kisaran 10-48 mg/kg Tabel 2. Cat ini memenuhi baku mutu nasional yaitu di bawah 90 mg/kg [7]. Cat enamel memiliki kandungan timbal pada kisaran 616ā2254 mg/kg atau di atas persyartan 600 mg/kg [8]. Jadi, cat enamel tidak memenuhi persyaratan nasional. Tabel 2. Hasil Pengujian Kandungan Pb No. Keterangan untuk Cat Antifouling warna merah tua Langkah-Langkah Teknis Produsen cat lokal nasional tentunya harus melakukan upaya-upaya untuk tidak lagi menggunakan bahan baku yang mengandung timbal pada produk yang dihasilkan. Beberapa industri cat besar seperti ICI, Pacific Paint, Propan, Jotun dan Mowilex, [11] sudah dapat menghasilkan produk cat yang ramah lingkungan dan mencantumkan logo bebas timbal pada kemasan produknya. Jenis produk cat yang masih menggunakan senyawa timbal di atas baku mutu harus dihilangkan. Langkah abolisi atau penarikan terhadap Standar Nasional Indonesia SNI terkait produk cat jenis ini diharapkan dapat mendorong industri untuk berhenti memproduksi cat yang SNI nya diabolisi. SNI yang termasuk kategori ini diantaranya adalah SNI Spesifikasi Cat Merah Timbal Siap Pakai, dengan kandungan timbal oksida Pb3O4 yang dipersyaratkan adalah minimum 65% berat [12], dan SNI 06-0063-1987 Mutu Cat Dasar Meni Timbal untuk Besi dan Baja dengan persyaratan kandungan timbal oksida Pb3O4 minimum 20% berat [13]. Sebagai bentuk dukungan teknis terhadap industri pengguna dan produsen, pemerintah dapat mendorong supaya lembaga-lembaga penelitian dan pengembangan, dan produsen bahan baku untuk bergerak cepat mencari bahan baku alternatif pengganti timbal oksida Pb3O4. Salah satu material yang memiliki potensi besar untuk dijadikan sebagai substitusi senyawa timbal adalah besi oksida Fe3O4 [14]. Besi oksida Fe3O4 dapat digunakan sebagai pigmen warna kuning, merah, cokelat dan hitam, tergantung valensinya. Selain itu, kromium oksida CrO2 dapat dijadikan sebagai pengganti pigmen warna biru, hijau, dan orange [16]. Sosialisasi teknis atau publikasi ilmiah tentang larangan penggunaan senyawa timbal sebagai bahan aditif juga perlu dilakukan, sehingga dapat mendorong pihak industri untuk melakukan langkah substitusi bahan baku. Senyawa organologam dari timbal Pb yang digunakan sebagai bahan aditif pengering dryer pada cat jenis enamel dapat diganti dengan senyawa organologam misalnya kobalt Co [3]. Kandungan timbal yang berasal dari pengotor atau unintentional yang secara tidak sengaja atau sadar terdapat dalam produk cat, dapat dihindari dengan cara meminta CoACertificate of Analysis, atau bukti teknis lainnya dari produsen bahan baku. Sertifikat ini harus menunjukkan bahwa bahan tersebut tidak mengandung senyawa timbal sebagai pengotor. Bagi industri besar, substitusi senyawa Pb ini diperkirakan tidak akan mengalami kesulitan untuk menghasilkan cat bebas timbal. Dampak yang terjadi pada kenaikan harga dapat diimbangi dengan efisiensi di produksi, promosi dan merek. Industri Kecil Menengah IKM pada umumnya belum memiliki kemampuan riset dany = 0,014 x R² = 0,999 Absorban Konsentrasi standar, mg/L Tantangan Industri Cat Dalam Negeri dalam Menghadapi Global Lead Paint Elimination by 2020 Deni Cahyadi dkk 79 pengembangan R&D yang cukup untuk melakukan pengembangan produk. Perubahan pada spesifikasi produk, formulasi dan bahan baku, dikhawatirkan akan sangat menyulitkan pihak IKM. Pemerintah perlu melakukan upaya teknis yang dapat membantu IKM supaya dapat menghasilkan produk cat bebas timbal. Pelatihan dan pendampingan teknis bagi IKM, akan sangat menolong IKM untuk tetap bertahan apabila regulasi pelarangan timbal pada tahun 2020 diterapkan. Pendampingan oleh lembaga Litbang pemerintah berupa bimbingan teknis dan formulasi dapat mempercepat adaptasi dan alih teknologi IKM tanpa menambah beban modal untuk melakukan riset. KESIMPULAN 1. Kandungan timbal dalam cat tembok, cat antifouling, dan cat alkyd di Indonesia dapat memenuhi persyaratan SNI di bawah 90 mg/kg, yaitu berturut-turut 10-48 mg/kg, 27 mg/kg, dan 50 mg/kg. Sedangkan kandungan timbal dalam cat enamel dan cat marka jalan melebihi 90 mg/kg. 2. Rencana penghilangan timbal dalam produk melalui Global Lead Paint Elimination by 2020 perlu didukung oleh semua pihak terkait, untuk mengurangi resiko gangguan kesehatan dan membantu menjaga kelestarian lingkungan hidup. 3. Langkah yang bersifat strategis maupun teknis perlu dilakukan oleh pemerintah untuk mewujudkan rencana tersebut, diantaranya dengan melakukan pembenahan regulasi tek-nis, SNI, sosialisasi, publikasi ilmiah, memak-simalkan peran lembaga penelitian pemerintah, pelatihan dan pendampingan IKM. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada Kepala Balai Besar Bahan dan Barang Teknik, serta Sdr. Indra Hadiwijaya dan Sdr. Jajuli yang telah membantu dalam penyusunan kajian ini. DAFTAR PUSTAKA [1] Yuyun Ismawati, dkk., 2013, Laporan Nasional Timbal dalam Cat Enamel Rumah Tangga di Indonesia, Balifokus-IPEN. [2] Suherni, 2010, Keracunan Timbal di Indonesia, LEAD Group Inc., Sydney ā Australia. [3] Weinberg, J. & Scott Clark, 2012, Global Lead Paint Elimination by 2020, āA test of the Effectiveness of the Strategic Approach to International Chemicals Managementā, [4] IPEN, 2015, āAsian Lead Paint Elimination Projectā, News Letter, Vol. 4, issue 1. documents, diakses 20 January [5] SNI āKeamanan Mainan, Bagian 3 Spesifikasi untuk Perpindahan Elemen-elemen Tertentuā, BSN. [6] WHO ā IOMC, 2011, āBrief Guide to Analytical Methods For Measuring Lead in Paintā, WHO Library Cataloguing-in-Publication Data ISBN 978 924150212 2. [7] SNI 35642014, āCat tembok Emulsiā, BSN. [8] SNI 80112014, āCat Dekoratif Berbasis Pelarut Organikā, BSN. [9] Program Nasional Regulasi Teknis PNRT tahun 2015-2016, http// www. /uploads/download/ PNRT _2015 diakses10 Juni 2015, BSN. [10] Consumer Product Safety Comission, āBan of Lead-Containing Paint and Certain Consumer Products Bearing Leadā, Containing Paint, 16 1303ā, 2011, CPSC. [11] diakses 11 Juni 2015. [12] SNI āSpesifikasi Cat Merah Timbal Siap Pakaiā, BSN. [13] SNI 06-0063-1987, āMutu Cat Dasar Meni Timbal untuk Besi dan Bajaā, BSN. [14] Taufiqurrahman, N., dkk. 2012, āReview Pengembangan Teknologi Pengolahan Sumber Daya Pasir Besi Menjadi Produk Bes/Baja, Pigmen, Bahan Keramik, Magnet, Kosmetik, Dan Fotokatalistik Dalam Mendukung Industri Nasionalā, Prosiding InSINas, 2012. [15] Yuyun Ismawati, dkk. , 2015, āLaporan Nasional Timbal dalam Cat Enamel Rumah Tangga di Indonesiaā, Balifokus-IPEN. [16] Paint and Pigments, ChemProcesses/polymers/ diakses 11 Desember 2014. ResearchGate has not been able to resolve any citations for this Nasional Timbal dalam Cat Enamel Rumah Tangga di IndonesiaYuyun IsmawatiYuyun Ismawati, dkk., 2015, "Laporan Nasional Timbal dalam Cat Enamel Rumah Tangga di Indonesia", test of the Effectiveness of the Strategic Approach to International Chemicals ManagementJ WeinbergScott ClarkWeinberg, J. & Scott Clark, 2012, Global Lead Paint Elimination by 2020, "A test of the Effectiveness of the Strategic Approach to International Chemicals Management", Lead Paint Elimination ProjectIpenIPEN, 2015, "Asian Lead Paint Elimination Project", News Letter, Vol. 4, issue 1. documents, diakses 20 January Guide to Analytical Methods For Measuring Lead in PaintWho -IomcWHO -IOMC, 2011, "Brief Guide to Analytical Methods For Measuring Lead in Paint", WHO Library Cataloguing-in-Publication Data ISBN 978 924150212 Dekoratif Berbasis Pelarut OrganikSNI 80112014, "Cat Dekoratif Berbasis Pelarut Organik", Pengembangan Teknologi Pengolahan Sumber Daya Pasir Besi Menjadi Produk Bes/BajaN TaufiqurrahmanTaufiqurrahman, N., dkk. 2012, "Review Pengembangan Teknologi Pengolahan Sumber Daya Pasir Besi Menjadi Produk Bes/Baja, Pigmen, Bahan Keramik, Magnet, Kosmetik, Dan Fotokatalistik Dalam Mendukung Industri Nasional", Prosiding InSINas, 2012.
bahan baku industri pembuatan cat berasal dari